MRagam Maumere
Kuliner Khas Sikka: Moke, Jagung Titi & Ikan Kuah Asam

Meja Makan Sikka: Ikan Kuah Asam, Jagung Titi, dan Moke sebagai Warisan Rasa Maumere

Ikan kuah asam segar, jagung titi renyah, dan moke tuak khas Flores membentuk meja makan warga Maumere di pesisir Kabupaten Sikka, NTT.

Meja Makan Sikka: Ikan Kuah Asam, Jagung Titi, dan Moke sebagai Warisan Rasa Maumere

Inti Sari

  • Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka, NTT, mencakup Kecamatan Alok, Alok Timur, dan Alok Barat
  • Ikan kuah asam mengandalkan tangkapan laut segar dari pesisir Sikka
  • Jagung titi dibuat dengan menumbuk jagung yang sudah disangrai hingga pipih
  • Moke adalah minuman tradisional hasil sadapan pohon lontar atau enau di Flores
  • Ketiga sajian ini hadir di meja rumah dan pasar harian warga Maumere

Pagi di Pesisir, Ikan Datang ke Dapur

Sebelum matahari benar-benar naik di atas Teluk Maumere, perahu-perahu kecil sudah merapat membawa hasil tangkapan semalam. Ikan kembung, ekor kuning, dan cakalang berpindah tangan di pinggir pantai, lalu masuk ke keranjang para penjual yang menuju pasar di kawasan Alok. Dari situlah cerita ikan kuah asam dimulai.

Ikan kuah asam adalah masakan sehari-hari di banyak rumah di Sikka. Cara memasaknya sederhana dan jujur pada bahan: ikan segar direbus dengan air, dibumbui bawang, tomat, cabai, kunyit, dan diberi rasa asam dari belimbing wuluh atau asam jawa. Tidak ada santan yang menutupi rasa laut. Kuahnya bening, agak pedas, dengan asam yang tajam menyegarkan. Bagi warga pesisir Maumere, kesegaran ikan menentukan segalanya, sebab bumbu di sini bertugas mengangkat rasa, bukan menyamarkannya.

Di rumah-rumah nelayan, semangkuk kuah asam panas dengan nasi hangat sudah cukup jadi santapan lengkap. Rasa asam-pedasnya cocok dengan udara pantai yang lembap, dan porsinya biasa dibagi ramai-ramai di satu meja.

Jagung Titi, Camilan yang Menuntut Kesabaran

Kalau ikan kuah asam datang dari laut, jagung titi lahir dari kebun kering dan ketekunan tangan. Namanya berasal dari cara membuatnya. Jagung tua disangrai di kuali tanah atau wajan panas, lalu satu per satu biji yang mulai merekah ditumbuk atau ditekan hingga pipih. Kata 'titi' menggambarkan gerakan menekan biji jagung itu.

Hasilnya berupa kepingan tipis, garing, dengan aroma sangrai yang khas. Ini bukan pekerjaan cepat. Membuat jagung titi menuntut waktu berjam-jam di dekat perapian, dan pekerjaan itu biasa dilakukan perempuan sambil berbincang. Di banyak keluarga di Sikka dan wilayah Flores lainnya, jagung titi jadi teman minum kopi atau teh di sore hari, dan sering pula disuguhkan saat ada tamu.

Jagung titi juga bertahan lama, sehingga mudah disimpan dan dibawa bepergian. Di pasar-pasar Maumere, camilan ini dijual dalam kemasan plastik sederhana dengan harga yang relatif terjangkau. Bagi banyak perantau asal Sikka, sebungkus jagung titi adalah oleh-oleh yang membawa rasa kampung halaman.

Moke: Minuman yang Menemani Kebersamaan

Tidak ada perjamuan besar di Sikka tanpa moke. Minuman tradisional ini disadap dari nira pohon lontar atau enau, lalu diolah. Ada moke putih yang lebih ringan hasil fermentasi nira, dan moke hitam yang lebih keras karena melewati proses penyulingan. Warga setempat mengenal betul perbedaan keduanya.

Lebih dari sekadar minuman, moke punya peran sosial. Ia hadir dalam pertemuan adat, hajatan, dan acara penyambutan. Menuang dan menawarkan moke kepada tamu adalah bentuk penghormatan. Segelas kecil moke sering menjadi pembuka pembicaraan panjang di beranda rumah, saat kabar keluarga dan urusan kampung dibahas hingga malam.

Karena kadar alkoholnya, moke dikonsumsi orang dewasa dan sebaiknya dengan takaran yang wajar. Bagi masyarakat Sikka, moke bukan simbol mabuk, melainkan penanda kebersamaan dan ikatan sosial yang sudah berlangsung turun-temurun. Menolak segelas moke dari tuan rumah kadang dianggap kurang sopan, sehingga minuman ini erat kaitannya dengan tata krama setempat.

Video Pilihan

Orang Juga Bertanya

Apa yang membuat ikan kuah asam Sikka berbeda?

Kuahnya bening tanpa santan dan mengandalkan kesegaran ikan laut yang baru ditangkap dari pesisir Maumere. Rasa asamnya berasal dari belimbing wuluh atau asam jawa, dipadu bawang, tomat, dan cabai.

Kenapa disebut jagung titi?

Karena cara membuatnya. Biji jagung yang sudah disangrai ditekan atau ditumbuk ('dititi') satu per satu hingga pipih dan garing. Prosesnya lama dan menuntut kesabaran.

Moke itu minuman apa?

Minuman tradisional Flores hasil sadapan nira pohon lontar atau enau. Ada moke putih yang ringan dan moke hitam yang lebih keras karena disuling. Umum hadir di acara adat dan penyambutan tamu.

Di mana bisa menemukan sajian ini di Maumere?

Ikan kuah asam biasa dimasak di rumah dan rumah makan lokal, sementara jagung titi dijual di pasar-pasar kawasan Alok dengan harga relatif terjangkau. Moke lebih sering dijumpai di acara keluarga dan adat.